BBH SafeFlow • Draft Helper

Distribusi BBH & Waterfall Kas

Simulasi berbasis Pasal 14 dan 14A: BBH hanya dari Kas Distributabel, tutup buku periodik, kapitalisasi hasil, penilaian piutang, dan ilustrasi pengembalian modal.
PT Solusi Rumah Halal

1. Data Tutup Buku Periode

Masukkan posisi kas dan kewajiban pada tanggal cut-off.

Ringkasan Aman BBH

Status otomatis mengikuti kelayakan kas setelah waterfall.
Kas DistributabelRp0
BBH PIHAK PERTAMARp0
BBH PIHAK KEDUARp0
Status-
Porsi kas yang aman dibagikan
Isi data, lalu tekan Hitung Simulasi.

2. Waterfall Penggunaan Kas

TingkatPrioritasNilaiStatus

3. Nilai Ekuitas Proyek Sementara

Piutang BersihRp0
Ekuitas SementaraRp0
Surplus / (Defisit)Rp0
Indikasi-
Ekuitas Sementara = Kas Bersih + Piutang Bersih + Nilai Wajar Tanah/Kavling + Bangunan/Pekerjaan Berjalan + Aset Lain − Kewajiban & Dana Terikat

5. Contoh Skenario

Skenario: Kas proyek Rp1,2 miliar. Setelah pajak, konstruksi, hak konsumen, cadangan, biaya jatuh tempo, utang modal kerja, dan kebutuhan operasional, hanya sisa kas yang boleh menjadi Kas Distributabel. Dari angka itulah BBH dihitung berdasarkan nisbah aktif.
KondisiMaknaTindakan
AmanSemua tingkat prioritas terpenuhi dan kas distributabel positif.BBH dapat dilakukan sesuai batas kas dan nisbah.
TahanKas positif tetapi cadangan atau kewajiban belum sepenuhnya aman.Tahan BBH atau kurangi persentase maksimum BBH.
StopKas distributabel nol/negatif atau hak konsumen belum terjaga.Tidak melakukan BBH.

6. Riwayat Simulasi

PeriodeTanggalKas DistributabelBBH 20%BBH 80%Status

Catatan Penggunaan

Tool ini merupakan alat simulasi internal. Hasilnya bukan keputusan pembagian laba, bukan laporan audit, dan bukan pengganti keputusan organ Perseroan, notaris, konsultan pajak, atau akuntan. BBH sebaiknya disahkan berdasarkan laporan periode dan bukti kas aktual.